Home » geophysics » Tipe-Tipe Gunung Api

Tipe-Tipe Gunung Api

Gunung api merupakan bukit-bukit berbentuk kerucut atau pegunungan yang terbentuk di dekat ventilasi yang terhubung ke sebuah reservoir magma. Tipe-tipe dari gunung api dipengaruhi oleh faktor utama adalah jenis magma. Sehingga dari bentuk gunung api yang terlihat dapat diidentifikasi jenis magma secara umum. Berikut ini beberapa tipe gunung api yang terbentuk oleh masing-masing jenis magma yang berbeda-beda.

Stratovolcano seperti kerucut dengan sisi yang curam. Tipe gunung api ini terbentuk pada letusan besar yang terdiri dari aliran lava, tefra, dan aliran piroklastik. Letusan besar terjadi karena komposisi magma yang sangat kental. Magma rhyolitic yang kaya dengan silika terdistribusi pada daerah lempeng benua terutama pada zona subduksi. Pada saat pembentukan gunung api ini berdasarkan berada di daerah lempeng benua.

Cinder cone merupakan bukit berbentuk kerucut yang curam terbentuk di atas ventilasi magma. Cinder cone biasanya terbentuk oleh letusan sejenis Strombolian. Cinder cone dibangun dari lava fragmen-fragmen yang disebut abu vulkanik. Tipe gunung api ini jarang memiliki tinggi hingga 250m.

Shield volcano merupakan jenis gunung api terbesar di dunia. Tipe ini terbentuk dari aliran lava basalt dan memiliki kemiringan yang landai. Gunung api ini tidak menghasilkan letusan yang besar karena magma yang dikeluarkan memiliki sifat encer. Magma basalt dengan viskositas rendah ini biasa muncul di daerah hotspot tengah samudera dan daerah batas lempeng divergen. Tipe gunung api ini lebih sering muncul di tengah samudera.

Mud volcano merupakan jenis gunung api terkecil di dunia. Tipe ini hanya memiliki tinggi 2-3 meter. Gunung api ini terbentuk dari campuran air (panas) dan sedimen yang berasal dari erupsi gunung api besar disekitarnya. Suhu pada pembentukan tipe gunung api ini lebih rendah. Material yang dikeluarkan seperti bubur halus dalam cairan seperti air dan hidrokarbon cair.

Lava dome terbentuk karena pendinginan lava kental yang keluar dari ventilasi gunung api. Lava kental ini mengalir dengan perlahan, jadi lava lebih cepat membeku dengan perpindahan dalam jarak yang pendek dari sumber letusan. Lava-lava yang telah membeku membentuk tumpukan seperti kubah kecil.

Caldera merupakan sebuah kawasan runtuhnya gunung api. Sebuah keruntuhan dipicu oleh pengosongan magma di bawah gunung berapi, biasanya sebagai hasil dari letusan besar gunung api.  Keruntuhan ini dapat terjadi pada saat letusan dahsyat atau pun letusan yang bertahap dari serangkaian letusan. Reruntuhan tersebut akan menutupi jalur magma sebelumnya, sehingga magma akan mencari jalur baru dan biasanya fracture-fracture yang mengarah ke lingkaran pinggiran reruntuhan (caldera) tersebut. Sehingga muncul ventilasi vulkanik sekunder di sekeliling caldera.

Volcanic fissure vent merupakan tempat keluar lava yang melalui retakan-retakan yang diterobos oleh lava. Tipe vulkano ini tidak memiliki kawah utama sama sekali. Lava yang keluar merupakan lava yang sangat cair sehingga menyebar jauh dan luas.

About these ads

25 Comments

  1. anji says:

    sama gambarnya dong

  2. zeila says:

    dilengkapi lagi..cozt,aku yang mbaca masih kebingungan..oke

  3. Wongsuker says:

    Suker,,,

  4. terimakasih atas informasinya… :)

  5. [...] Sumber: http://earthmax.wordpress.com/2010/02/21/tipe-tipe-gunung-api/ Share this:ShareFacebookLike this:SukaBe the first to like this post. [...]

  6. Dwini says:

    Emmm…
    Dngan ad’ny pngertian2 ini sprtinya kmi yng ksulitan bsa mlihat di situs ini.

  7. Dwini says:

    Tank you informasi’nya
    I lake it ips.:-)

  8. amalina mitha fadilla says:

    makaciii yaa !!!!

  9. amalina mitha fadilla says:

    makasiiiih atas info nyaa ya

  10. Kevin panjaitan says:

    Good deh. Thanks banget yah. Membantu tugas sekolah ku jadinya.

  11. Kevin panjaitan says:

    Lam kenal gue Kevin Panjaitan. Gu3 k3r3n b4n937s

  12. kyky says:

    makasih ya pr ips ku jadi cepet selesai

  13. nabila says:

    makasih atas infonya ya……………

  14. Nugri Praninda says:

    Informasi sudah bagus, lengkap dan mudah dimengerti. Sayangnya tidak disertai dengan contoh gunung yang berbentuk seperti itu… :)

  15. Rifky says:

    Its only a little..Please give some more..Thanks

  16. jefri mulyadi says:

    thaks bro info nya bermanfaatnih

  17. sama contoh nama gunung nya dong kalo bisa

  18. imam says:

    Thanks infonya.. Udah lengkap dengan gambar.. Bagus deh..

  19. Juwita Sari says:

    thanksyou :-)

  20. pakpahansk-pop says:

    haks y dah lengkap

  21. ajis syah says:

    trims info.a

  22. fifi says:

    Udah cukup bagus tapi masih kurang pengertianya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: